dipersiapkan sebagai pengantar dalam Pengayaan Mata Kuliah Teori-teori Sosial dan Kewarganegaraan, Universitas Pendidikan Indonesia, 19 Desember 2011
Pendidikan itu merupakan sebuah transmisi kebudayaan [7], dan apa yang tertransmisikan hari ini dalam lingkungan akademia modern adalah sesuatu yang terstrukturkan pertama sekali semenjak abad Pencerahan di abad ke-18 Eropa. Pada masa-masa awal kelahiran modernitas, ilmu pengetahuan menawarkan cara memandang kompleksitas dunia dengan berbagai moda-moda analitik atas elemen-elemen sistem yang di-observasi. Itulah sebabnya dunia pendidikan mengenal berbagai cabang disiplin ilmu. Ada sebuah harapan bahwa memahami secara mendalam elemen-elemen dari sistem (baik alam maupun sosial), maka kita akan dapat memahami sistem secara keseluruhan. Namun perkembangan ilmu pengetahuan berkembang sedemikian jauh, sedemikian sehingga kita makin menyadari bahwa kompleksitas sistem tak bisa didekati dengan cara mereduksi sistem dalam elemen-elemennya. Satu hal bukanlah penjumlahan linier atas elemen-elemen penyusun sistem tersebut. Karena itulah dikenal ilmu-ilmu kompleksitas. Read the rest of this post »





