Archive for November 2011

Let’s use contemporary science & math to enjoy the Indonesian traditional & ancient batik!

November 24, 2011

delivered in International Math & Science Camp
Sari Ater, Lembang, November 24th 2011

Who doesn’t want the most playful toys, the kindest friends, the most caring and understanding teachers? It is human to look for ideal things. Things are expected to be simpler and life would be happier if we can reach out for the ideals. Even scientists, philosophers, and artists from the ancient time in northern hemisphere of our planet, creates some kind of “ideal things” while observing nature. Thus, we based our today science upon geometry. In classical geometry, we are taught to think about the perfect circle, rectangle, and a lot of excellences of geometrical shapes, upon which we put our methodological attention to nature. However, our civilization to day has forced us to accept a bad news: there is NO such “ideal things” in reality! Interestingly, we have seen this kind of point of view in some cultural heritages from ancient times in Indonesian archipelago, as well as other eastern culture rooted in ancient times!

(more…)

Advertisements

Inovasi adalah Revolusi via Daur Ulang Gagasan Tradisional

November 2, 2011

 

Disampaikan pada Forum Diskusi Nasional “Membangun Habitus Baru Pendidikan”, Auditorium Prasetya Mulya Business School, Jakarta, 3 November 2011

Gagasan dan cara pandang umum yang berkembang hari ini merupakan spektrum dari perkembangan tumpang tindih berbagai pemikiran di masa yang lalu. Mungkin karena itulah pemikiran modern, secara implementatif terasa makin hari makin kompleks. Dan hari ini kita mengetahui bahwa cara terbaik dalam melakukan sains adalah secara interdisipliner: berbagai pemikiran klasik (warisan abad pencerahan) atas domain yang berbeda-beda untuk menjawab satu tantangan faktual. Mungkin karena itu pulalah, kurikulum pendidikan sains dari jenjang persekolahan dasar hingga perguruan tinggi, misalnya, sebenarnya adalah bentuk kompresi substansi perjalanan sejarah sains mulai dari abad pertengahan hingga sekarang ini [4]. Demikianlah tren ilmu pengetahuan, ia bagaikan organisme hayati yang senantiasa tumbuh dengan berbagai karakteristik hidup: pengaturan diri sendiri (self-organizing), adaptasi, dan evolusi. (more…)